Sabtu, 03 Februari 2018

PIKIR, DZIKIR DAN DZAHIR

Pikir, Dzikir dan Dzahir merupakan manipestasi dari Akal, Qolbu dan Matebolisme ialah suatu kesatuan yang tidak bisa dipisahkan dalam hidup dan kehidupan ini. Dengan menyatukan ketiganya seseorang bisa mengingat sesuatu yang masuk dalam diri, di awali dari masuk ke pikiran (Akal) di simpan dalam dzikir (Qolbu) dan di lakukan dalam dzahir (Matabolisme) sehingga sesuatu itu jadi amal ibadah dan tersimpan erat dalam diri lebih jauh jadi Akhlak yang baik.
Orang yang menyatukan 3 konsep Pikir, Dzikir dan Dzahir termasuk salah satu kriteria ulul albab, sebagaimana Firman Allah dalam Surat Ali-Imran ayat 190-191: “Sesungguhnya dalam penciptaan langit dan bumi, dan pergantian malam dan siang terdapat tanda-tanda (kebesaran Allah) bagi orang yang berakal (ulul albab), (yaitu) orang-orang yang mengingat Allah sambil berdiri, duduk atau dalam keadaan berbaring, dan mereka memikirkan tentang penciptaan langit dan bumi (seraya berkata), “Ya Tuhan kami, tidaklah Engkau menciptakan semua ini sia-sia; Mahasuci Engkau, lindungilah kami dari azab neraka.” 
Orang yang seimbang dalam berpikir dan berdzikir termasuk salah satu kriteria ulul albab, sebagaimana Firman Allah dalam Surat Ali-Imran ayat 190-191: “Sesungguhnya dalam penciptaan langit dan bumi, dan pergantian malam dan siang terdapat tanda-tanda (kebesaran Allah) bagi orang yang berakal (ulul albab), (yaitu) orang-orang yang mengingat Allah sambil berdiri, duduk atau dalam keadaan berbaring, dan mereka memikirkan tentang penciptaan langit dan bumi (seraya berkata), “Ya Tuhan kami, tidaklah Engkau menciptakan semua ini sia-sia; Mahasuci Engkau, lindungilah kami dari azab neraka.”

Wahyu pertama yang turun di goa hira kepada Nabi Muhammad saw., melalui Malaikat Jibril yang turun menemuinya adalah perintah agar berpikir dan dzikir dan dzahair. “Bacalah dengan nama Tuhanmu Yang menciptakan. Dia ciptakan manusia dari segumpal darah. Bacalah karena Tuhanmu itu sangat mulia; Yang mengajar dengan Qalam. Dia mengajar manusia apa yang mereka tidak tahu.” (QS. Al-‘Alaq: 1-5).
(wallahu bi swab) 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Membacalah agar Kau Mengenal Dunia, Menulislah agar Engkau Dikenal Dunia

  Halo, para penerus gemilang masa depan! Kalian adalah cahaya yang akan menerangi dunia ini dengan impian dan prestasi kalian. Ada dua senj...