Syarifah Fatimah Gandasari yang umumnya disebut Nyi Mas
Gandasari, puteri angkat raja Embah Kuwusangkan, Pangeran cakrabuana, merupakan
perempuan yang sangat cantik dan badannya terselubung mewangian yang sedap.
Berperawakan tinggi dan terkesan sangat jangkung jika dibandingkan
dengan perempuan Cirebon
pada umumnya. Mukanya bulat telur, bentuk matanya bulat indah dengan bulu mata
lebat. Namun, di batik mata yang indah itu memancar sorot ketegaran bak
sebongkah bukit karang tak tergoyahkan. Hidungnya tinggi dan mancung. Bibirnya
berbentuk sangat indah, namun selalu mengatup.
Penampakan fisik Nyi Mas Gandasari adalah penampilan
perempuan yang lahir dari macam-macam anasir bangsa. Dari ibundanya mengalir
darah Hindustan dan Mongolia
karena leluhurnya adalah keturunan Jenghiz Khan yang menaklukkan Hindustan dan mendirikan Dinasti Moghul. Sementara, dari
ayahandanya mengalir darah Arab-Hindustan-Campa karena neneknya dari pihak ayah
adalah seorang muslimah asal Campa yang tinggal di Malaka. Boleh jadi karena
mewarisi berbagai-bagai aliran darah maka naluri yang mengendap di kedalaman
jiwa Nyi Mas Gandasari agak berbeda dengan seumumnya perempuan Sunda. Baju
warna hitam lengan panjang yang selalu dikenakan dengan kain hitam penutup
tubuh bagian bawah memang terlihat aneh bagi seumumnya perempuan di bumi.
Pasundan yang hanya menutup bagian bawah tubuhnya,
sebatas perut ke bawah lutut, dengan kain. Sementara itu, sebilah keris berbentung
rencong yang terselip di dadanya menunjukkan Nyi Mas Gandasari adalah seekor
singa betina pada zamannya; singa betina yang ditakuti binatang jantan yang
bukan singa.