Minggu, 29 Mei 2016

MANTRA SAJAK- Bubuara

BUBUARA ”KUMELEDANG”

Timimiti gubrak kadunya kumelendang
Mikiran lampah nu bakal kasorang datang
Jiga nu ngagupayan ngulang-ngulang
Sangkan raga urang jadi patandang

Diri nu jadi ciri, hirup nu ngagalandang
Sangkan bisa mulang mawa menang
Jangkar sangka nu jadi pamuntangan
Da sok inggis ku rempan jeung melang

Tapi hate tetep kanu pasti sarta hiji
Nu jadi pamuntangan siang jeung wengi
Sangkan hirup bisa jadi pasini diri nu pasti
Ku lantarana hirup can pasti jiga kamari.

Puisi sunda diatas merupakan hasil perenungan untuk mengembalikan pola pikir kita selaku manusia yang di darmakan oleh sang pencipta di alam marcapada ini. Puisi diatas membahas semua ketentuan tata kerja manusia alam dan mahluk hidup lainnya seperti yang di titahkan Allah SWT., sebagai sang pencipta.
Padalisan atau pada bait pertama dari puisi diatas menerangkan tentang  Tugas utama manusia sebagai khalifah di alam marcapada ini. Allah SWT., menurunkan manusia ke muka alam marcapada dengan segala fasilitas yang telah disediakan, segala sesuatu yang disediakan dimuka alam marcapada ini, tentunya bukan hanya untuk dipergunakan begitu saja, melainkan juga untuk dijaga, dirawat, dilestarikan dan dimanfaatkan keberadaannya.

Manusia sebagai makhluk yang paling sempurna dibanding makhluk ciptaan Allah lainnya. Karena manusia diberikan kelebihan pikiran dan perasaan yang bisa menghasilkan cipta karsa dan karya. Itulah salah satu alasan Allah mempercayakan manusia sebagai khalifah di alam marcapada. Walaupun dalam kenyataannya manusia tetap saja dalam menjalankan kosalitasnya Tidak ada yang dapat di lakukan tanpa adanya campur tangan dari Allah SWT.
Padalisan kedua merupakan gambaran segala sesuatu dalam melakukannya diharuskan dengan pertimbangan yang matang karena dunia ini merupkan medan ujian yang harus di lalui dengan baik karena merupakan barometer untuk kehidupan di akhir akherat. Seperti yang telah tertera dalam firman Allah Ta’ala pada surat QS. al-Anbiya`: 35 yang artinya, "Yang menjadikan mati dan hidup, supaya Dia menguji kamu, siapa di antara kamu yang lebih baik amalnya.
Dari firman diatas sangat jelas bahwa Allah SWT., akan menguji setiap hambanya di dunia ini, apabila kita lulus dalam ujian yang diberikan Allah maka bahagialah kelak hidupnya di alam akherat. Dalam padalisan kedua ada bahasa ”sangkan bisa mulang mawa meunang”kalimat tersebut merupakan harap kebaikan di hari akhir, dengan berharap rohman rohimnya Allah SWT., manusia bisa berbuah kebaikan di hari yang akan datang.
Di sampaing firman Allah SWT., ada juga perkataa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam "Sangat mengherankan urusan orang mukmin itu, sesungguhnya seluruh perkara (yang menimpanya) baginya adalah semuanya baik. Tidaklah hal itu dimiliki oleh siapa pun kecuali bagi seorang mukmin, jika ia mendapatkan kebaikan, maka ia bersyukur dan hal itu adalah baik baginya, dan jika ia tertimpa suatu musibah maka ia bersabar dan itu adalah baik baginya". (HR. Muslim)
Apabila bait kedua di pandang dari presfektif hadits diatas, bait kedua itu semakin jelas kelihatan bahwa apa yang dilakukan manusia pada hakekatnya pengejaran atas keridho’an sang pencipta yakni Allah SWT.
Dimana dikatakan dalam padalisan kedua tentang permintaan tolong kepada Allah SWT., dari segala perbuata yang tidak benar, dan selalu minta petunjuk dari Allah SWT., untuk atau dalam melakukan sesuatu. Bisa juga di artikan untuk menunjukkan kebaikan melalui sebuah musibah atau cobaan yang menimpa seorang mukmin apabila manusia atau kita bersabar dalam menjalaninya.
Padalisan ketiga atau terakhir merupakan klimaks dari perjalan hidup, yang pada akhirnya harus memilih jalan yang harus di tempuh atau di jalankan dalam kehidupan ini hingga pada kahirnya membuahkan hasil yang baik untuk di panin di akhir pembalasan atau hari akhirat dengan keridho’an, keikhlasan, dan dengan ijin Allah SWT., sebagai sangpencipta mahluk yang di bumi dan di langit.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Membacalah agar Kau Mengenal Dunia, Menulislah agar Engkau Dikenal Dunia

  Halo, para penerus gemilang masa depan! Kalian adalah cahaya yang akan menerangi dunia ini dengan impian dan prestasi kalian. Ada dua senj...