Alkisah seseorang
yang sudah buta akan dunia dan dengan tega merugikan orang lain asal dia
sendiri untung. Enam bulan kebelakang dari bulan maret 2019 salah satu warga penduduk desa (sensor)
berangkat menuju desa taman situ raja menemui salah satu juru kunci gn. Pesugihan
yang ada di tataran sumedang gunung tersebut terkenal dengan sebutan Gn. Bawi
Sumedang, sekitar jam 12 siang kurang lebih bercakap-cakaplah mengnai
pemberangkatan ke gunung tersebut dan persyaratannya apa saja. Dengan logat
bahasa sunda juru kunci menerangkan persyaratan yang harus di bawa dan etika
selama di sana.
Sekitar jam 2
waktu menuju sore hari berangkatlah manusia durjana dengan juru kunci menuju
gunung tersebut dengan membawa semua persyaratan yang di butuhkan. Sesampai disana
juru kunci menrangkan maksud dan tujuan dirinya membawa orang tersebut kepada siluman
penghuni gunung tersebut dan yang kebetulan siluman tersebut yang datangnya
sejenis batarakala (raksasa) kata sundamah buta.
Kurang lebih sekitar setangah jam juru kunci berdialog dengan siluman tersebut
yang akhirnya sepakat mengadakan perjanjian yaitu siluman tersbut bisa memberi
kekayaan dengan minta pergantian atau tebusan atas dia kerja memintanya 9 anak
ayam yang masih merah tapi berkaki 4 yang jalannya belum bener atau yang belum
bisa jalan (9 anak manusia yang masih mungil dan imut).
Dengan kesepakatan
tersebut akhir terjadilah ritual yang itu harus di lewati oleh yang meminta
pesugihan. Pertama : meminta si manusia itu untuk tidur 3 malam di salah satu
gua yang sudah disediakan, kedua jangan mengingat keluarga dan tetangga, ketiga
membca mantra yang telah di berikan setiap malamnya dan keempat tinggal semua
yang berhubungan dengan perintah Allah.
Setelah melakukan apa yang di perintahkan dan dianggap lulus pulanglah
manusia itu dengan bayangan kekayaan yang sebentar lagi akan di dapatkan, dan
sesmpai di kampungnya dia bersikap biasa saja akan tetapi kekayaan sudah mulai
terlihat yang pertama jadi korbannya anak dari saudaranya sendiri dan karena
saudarnya sudah gak ada yang punya anak kecil akhirnya manusia itu menyuruh
untuk mencari tumbal di sekitar kampungnya dengan menggunakan ciri mengasih
sesuatu kepada keluarga yang siap di kurbankan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar