TAKTIK
PERANG NYIMAS GANDASARI
Nyimas
gandasari merupakan salah satu penguasa angkatan darat dan strategi panglima
perang kerajaan pakungwati yang berada
di daerah cirebon. Beliau merupakan anak didik dari embah kuwusangkan atau masa
mudanya di sebut Walangsungsang yang anak pertama dari ayahnya yang bernama
Sribaduga pamanah rasa atau umum menyebutnya Prabu Siliwangi dan dari ibu yang
bernama subang larang.
Embah
kuwu sangkan sangatlah terkenal dengan jago strategi dalam peperangan dan
nyimas gandasari merupakan anak yang cerdas dan mampu menyerap semua ilmu yang
diberikan sang guru sekaligus ayah angkatnya. Salah satu ilmu perang yang di
miliki Nyimas Ratu Gandasari yaitu yang di sebut Astha Setra Cakrabuana.
Astha Setra Cakrabuana merupakan ilmu perang yang di miliki Nyimas gandasari yang di
dapat dari embah kuwu sangkan. Astha Setra Cakrabuana merupakan ilmu perang yang di
dalamnya merupakan strategi atau laku tata cara perang yang terdiri dari
delapan tata gerak yang bisa juga digunakan untuk masa sekarang yaitu terdiri dari:
Formasi Ya Hadi/ kinanti, Formasi Ya Alim/Wirangrong, Formasi Ya Khobir/Durma,
Formasi Ya Mubin/Dangdanggula, Formasi Ya Wali/Asmarandana, Formasi Ya
Hamid/Magatruk, Formasi Ya Kowim/Sekar Alit, Formasi Ya Hafidz/Sekar Ageung.
Itu semua merupaka nama-nama laku tata cara perang yang di miliki Nyimas Ratu
Gandasari.
Itulah nama-nama formasi perang Nyimas Ratu Gandasari yang terkenal sebagai wanoja linuwih. tulisan ini merupakan pengantar dari pembahasan tentang Ilmu Perang Nyimas Gandasari selanjutnya, mudah-mudah penulis di kasih panjang usia agar bisa ngebahas ke delapan formasi tersebut.
(petikan formasi Ya Hadi/Kinanti : Salah satu cara untuk mengalahkan musuh tanpa
harus menggunakan senjata seperti tombak, kujang dan keris, akan tetapi hanya
dengan menggunakan kekuatan pamor ..... dst.........Nyumput buni dinu caang).
Tidak ada komentar:
Posting Komentar