Minggu, 24 Juli 2016

CARA BUKA MATA BATHIN

CARA BUKA MATA BATHIN
(Padepokan Ulin Karuhun Pasamoan Sophia)

Mata batin atau sering disebut pula mata ketiga, indra ke enam, trawangan, telepati, atau kemampuan indigo adalah suatu kemampuan yang sejatinya dimiliki oleh semua manusia.
Bagi seseorang yang dikaruniai Allah, tanpa ritual tanpa puasa, mata batin biasanya sudah dapat digunakan atau terbuka dengan sendirinya semenjak ia dilahirkan. Namun, bagi kebanyakan orang, mata batin biasanya secara alami masih dalam keadaan tertutup, sehingga jika ingin menggunakannya, kita harus melakukan ritual dan doa tertentu untuk membuka mata batin.
Bagaimana cara membuka mata batin tersebut dengan cepat dan mudah, sendiri tanpa bantuan orang lain dengan ritual dan doa tersebut? Inilah cara membuka mata bathin menurut padepokan Ulin Karuhun Pasamoan Sophia.

Perjalanan Spiritual ke Gunung Manglayang

Gunung manglayang merupakan salah satu gunung yang ada di dataran bandung timur di antara Kabupaten Sumedang dan Kabupaten Bandung. Manglayang juga merupakan gunug yang tidak terlalu jauh dan panjang untuk di daki walaupun untuk trek perjalannya susah karena banyak tanah-tanah licin apalagi kalau terkena air hujan. Tepatnya berada di Desa ci mekar daerah batu kuda. 
Manglayang dalam segi wisata tidak kalah dengan gunung-gunung yang lain, obyek wisata yang biasa di kunjung batu kecapi, batu kuda dan ada beberapa tempat yang lainnya. Untuk mememudahkan mencari makan disana juga banyak berderet saung-saung tempat menjual segala jenis hidangan.
Malam min satu hari sebelum pemberangkatan ke manglayang, selepas tawasulan yang di pimpin langsung oleh Habib Bambang Q Anees, bertempat di kediaman Baba Icon di daerah ci leunyi tepatnya di daerah Binakarya ci mekar. Beliau merupakan salah satu sesepuh kami dari Komunitas Pasamoan Sophia, beberapa pekan kami sudah merencanakan untuk naik ke gunung manglayang dikarena ada satu keperluan spritual yang tidak bisa di tinggalkan.

Rabu, 22 Juni 2016

MATA KETIGA ATAU MATA BATHIN


Mata Batin atau mata ketiga dan dalam Istilah Tasawuf Al Bathinah merupakan Indera keenam yang Allah berikan kepada setiap insan, Mata Batin kal o di ibaratkan cermin yang dapat melihat sesuatu di dalamnya atau ibarat pisau tumpul yang dapat diasah sampai tajam sehingga dapat memotong sesuatu benda.
Setiap insan mempunyai mata batin yang asal mulanya Allah ciptakan bersih tanpa ada noda sedikitpun tetapi kemudian dinodai oleh sifat-sifat keduniawian.kita

Senin, 13 Juni 2016

Biografi Imam Hanafi R.A (Abu Hanifah Nu’man bin Tsabit Al Kufi)

menurut sumber dari https://www.facebook.com/Imam-Hanafi-RA-Abu-Hanifah-Numan-bin-Tsabit-Al-Kufi-205795259442858/info/?tab=page_info sejarah biografi Imam Hanafi

Imam Abu Hanifah yang dikenal dengan dengan sebutan Imam Hanafi bernama asli Abu Hanifah Nu’man bin Tsabit Al Kufi, lahir di Irak pada tahun 80 Hijriah (699 M), pada masa kekhalifahan Bani Umayyah Abdul Malik bin Marwan. Beliau digelari Abu Hanifah (suci dan lurus) karena kesungguhannya dalam beribadah sejak masa kecilnya, berakhlak mulia serta menjauhi perbuatan dosa dan keji. dan

Selasa, 07 Juni 2016

SILOKA SEMAR BADRANAYA ( Silib Sindir Sindang Siloka)

SILIB SINDIR SINDANG SILOKA
Menurut pemikiran Drs. Ahmad Gibson Al-Bustomi, M.Ag salah satu dosen Aqidah Filsafat dan Perbandingan Agama di Universitas UIN Sunan Gunung Djati Bandung, Falsafah semar hampir sama artinya dengan filsafat yang sering di kemukakan, oleh para ahli Filsafat seperti Aristoteles, Ibnu Sina, Ibnu Tufail, Kahlil Gibran dll. Akan tetapi ada makna yang lebih mendalam dari filosofi Semar disini, menurutnya falsafah semar sebagai gambaran atau siloka, jadi Falsafah semar di sini ialah Gambaran atau siloka dari bentuk atau tabiat tokoh Semar tersebut. Karena semar dari bentuk, rupa dan perkatanya semua merupakan gambaran yang perlu guareun[1].
Kalau diperhatikan,

Minggu, 05 Juni 2016

KARYA Imam Syafi'i R.A

Syafi’i adalah profil ulama yang tekun dan berbakat dalam menulis. Karangannya yang sampai kepada kita antara lain,

(1) ar-Risalah, suatu kitab yang khusus membahas tentang usul fikih dan me-rupakan buku pertama yang ditulis ulama dalam bidang usul fikih. Di dalamnya Syafi’i menguraikan dengan jelas cara-cara mengistinbatkan hukum. Sampai sekarang buku ini tetap merupakan buku standar dalam usul fikih.

(2) Kitab al-Umm, sebuah kitab fikih yang komprehensif.

Biografi Singkat Imam Syafi'i R.A

(Gaza, Palestina, 150 H/767 M-Fustat [Cairo], Mesir, 204 H/20 Januari 820).

Ulama mujtahid (ahli ijtihad) di bidang fikih dan salah seorang dari empat imam mazhab yang ter­kenal dalam Islam. la hidup di masa pemerintahan Khalifah Harun ar-Rasyid, al-Amin, dan al-Ma’mun dari Dinasti Abbasiyah. Nama lengkap nya adalah Abu Abdullah Muhammad bin Idris asy-Syafi’i.

la sering juga dipanggil dengan nama Abu Abdullah karena salah seorang putranya bernama Abdullah. Setelah menjadi ulama besar dan mempunyai banyak pengikut, ia lebih dikenal de­ngan nama Imam Syafi’i dan mazhabnya disebut Mazhab Syafi’i. Kata “Syafi’i” dinisbahkan kepada nama kakeknya yang ketiga, yaitu Syafi’i bin as-Sa’ib. Ayahnya bernama Idris

Kamis, 02 Juni 2016

BELAJAR PERNAPASAN ULIN KARUHUN

Mengolah Pernapasan ala Ulin Karuhun latihan 
Pernapasan merupakan salah satu pergerakan olah napas agar terlatih dan aktif, pernapasan juga harus dibantu dengan organ-organ tubuh agar cepat memberikan penyelarasan getaran energi dalam diri kita sendiri. Semakin sering kita melatih pernafasan dengan cara menarik dari hidung, ditahan di bawah perut lalu salurkan melalui dada dan diputarkan keseluruh ruangan rongga-rongga serta membuang kembali dari mulut dengan disertai pengejangan seluruh otot agar ikut berkontribusi dengan aliran napas akan menghasilkan kekuatan

JATI KASILIH KU JUNTI


Humandeuar na ati dina mangsa datangna
Aya rasa nu rumasa dina jangkar harepan
Mangsa kamari nu jadi dina rangka raga
Hirup bihari lain kamari mapaaésan galura

Gugupay na kongkolak mata semu dareda
Inggis ku diri rempan ku raga, dina panglipur rasa
Salendang hariwang nu nyampay matak wekasan
Renghapna amarah nu geus cape nahan


Raga ditinggal ku pati nu geus jadi pasini
Rasa ati nu ngaguar dina mangsa diri
Rumasa dina ngayuh hirup katungtu ku jati
Mudah-mudah jati teu kasilih ku junti

SILOKA SEMAR BADRANAYA (KERIS MANJING WARANGKA)

KERIS MANJING WARANGKA
Masyarakat yang ada di daerah jawa entah jawa barat, jawa tengah, dan jawa timur, tentu tahu tentang tokoh Semar. Semar merupakan nama tokoh Pawongan[1] atau abdi paling utama dalam pewayangan. Tokoh ini dikisahkan sebagai pengasuh sekaligus penasihat para kesatria dalam pementasan kisah-kisah Mahabharata dan Ramayana. Karena merupakan tokoh asli ciptaan pujangga yang ada didaerah jawa, maka sudah tentu  tidak akan menemukan nama Semar dalam naskah Mahabharata ataupun Ramayana yang berbahasa Sansekerta.

Rabu, 01 Juni 2016

SILOKA SEMAR BADRANAYA (JARUM SAPOTONG)

JARUM SAPOTONG DIPAKE NGARUWAT JAGAT TEU SANGKA KIEU BUKTINA
Mengenai tindak tanduk, tingkah laku manusia yang di gelarkan oleh Allah SWT, ke alam marcapada yang mempunyai tugas dari Nya. Seperti yang tersirat dalam
QS. Ad Dzariyyat: 56
 لِيَعْبُدُونِ وَمَا خَلَقْتُ الْجِنَّ وَالإنْسَ إِلا
“Dan tidaklah Kuciptakan jin dan manusia kecuali hanya untuk beribadah kepada-Ku.”

Jadi gelarnya manusia ke alam marcapada ini tidak lain hanya untuk beribadah kepadaNya. Karena manusia diwajibkan tafakur, tadzakkur, dan tasyakur. (Moal aya nu apaleun tapak meuri dina leuwi lintang ti meurina) dalam hidup di alam marcapada ini.

SILOKA SEMAR BADRANAYA (Jati Kasilih Ku junti)

FILSAFAT SEMAR BADRANAYA
Pada dewasa ini seni tradisi atau budaya kita dirasa sudah mulai terpinggirkan dengan masuknya kebudayaan asing yang merambat dan masuk ke negara kita, jati kasilih ku junti mungkin kata-kata itu tepat, walaupun masih ada sebagian yang melestarikannya. Karena kebanyakan dari kita, merasa bangga dengan hadirnya budaya-budaya dari luar, khususnya budaya barat secara bebas tanpa ada filterisasi. Pada umumnya masyarakat kita terbuka dengan inovasi-inovasi yang hadir dalam kehidupan, tetapi masyarakat kita belum bisa memilah dan memilih mana yang sesuai dan mana yang tidak sesuai dengan aturan dan norma yang berlaku di negara kita ini. Budaya sejatinya ialah warisan dari leluhur yang berkembang dan dikembangkan oleh masyarakat.

Minggu, 29 Mei 2016

MANTRA SAJAK- Bubuara

BUBUARA ”KUMELEDANG”

Timimiti gubrak kadunya kumelendang
Mikiran lampah nu bakal kasorang datang
Jiga nu ngagupayan ngulang-ngulang
Sangkan raga urang jadi patandang

Diri nu jadi ciri, hirup nu ngagalandang
Sangkan bisa mulang mawa menang
Jangkar sangka nu jadi pamuntangan
Da sok inggis ku rempan jeung melang

Tapi hate tetep kanu pasti sarta hiji
Nu jadi pamuntangan siang jeung wengi
Sangkan hirup bisa jadi pasini diri nu pasti
Ku lantarana hirup can pasti jiga kamari.

Puisi sunda diatas merupakan hasil perenungan untuk mengembalikan pola pikir kita selaku manusia yang di darmakan oleh sang pencipta di alam marcapada ini. Puisi diatas membahas semua ketentuan tata kerja manusia alam dan mahluk hidup lainnya seperti yang di titahkan Allah SWT., sebagai sang pencipta.
Padalisan atau pada bait pertama dari puisi diatas menerangkan tentang  Tugas utama manusia sebagai khalifah di alam marcapada ini. Allah SWT., menurunkan manusia ke muka alam marcapada dengan segala fasilitas yang telah disediakan, segala sesuatu yang disediakan dimuka alam marcapada ini, tentunya bukan hanya untuk dipergunakan begitu saja, melainkan juga untuk dijaga, dirawat, dilestarikan dan dimanfaatkan keberadaannya.

Rabu, 25 Mei 2016

BULUH PERINDU

BULUH PERINDU

Pengertian Buluh Perindu
Buluh perindu ialah sejenis tumbuhan yang dipercaya dari dulu untuk pengasihan dan juga bisa untuk media asihan, pelet dan penglarisan dari yang di gunakan orang untuk membantu mewujudkan usaha, keinginan dan juga impian yang tentunya akan membuat orang tersebut bisa mendapatkan atau meraihnya.
Akan tetapi dengan keterbatasan yang ada tentunya akan membuat kita merasakan ketidak percayaan diri, rasa tidak mampu dan berbagai hal lainnya. maka dengan adanya asihan atau pelet buluh perindu yang bisa dijadikan media untuk merealesasikan semua keinginannya membuat kita menjadi ringan dan percaya diri.
Khasiatnya Buluh Perindu
Sebagai media pengasihan, pemikat lawan jenis, penarik simpati, disenangi atasan bawahan, pelaris usaha, pelet, cepat dapat jodoh,mengembalikan pasangan yang selingkuh, cocok untuk perempuan dan laki-laki tanpa ritual, puasa dan tanpa pantangan juga bisa turun temurun.

Selasa, 24 Mei 2016

JATI DIRI DAN FRIEDRICH NIETZSCH

JATI DIRI dilihat dari FILSAFAT FRIEDRICH NIETZSCHE
Didi Andeska


Dina saban-saban robah mangsa, ganti wanci, ilang bulan, kurunyung taun, sok mindeng kabandungan manusa sanajan ngalamun salaput umur kahayang patemba-temba karep heunteu reureuh-reureuh anging kadar pangeran nu bakal karandapan boh hade sumawona alus.(Kutip dari kata-kata Alm. Dalang Wayang Golek Bpk. H. Asep Sundar Sunarya)
Kuring jeung kurung, bakal di bulen saendeng-endeng ngagebleg deui jeung mantena eta oge lamun urangna bisa ngajalankeun hirup jeung huripna. Mun ceuk hasan mustofamah eta oge mun kacangking elmu insan kamil mu kamil, (sampurna dina jero sampurna).

KULUSETRA SANGSARA

KULUSETRA SANGSARA

Triloka darma laksana bubuara di marcapada
Kulustera babarna raga jeung rasa dumareda
Kacinta nu jadi cakra nyata sinatria dina mangsa
Ragragna jangkar pamitra dina jamparing rumasa

Galura cipta manusa panto na kawah candradimuka
Melesatna bangbara kacinta ngabuahkeun sangsakala
Jatnika nu jadi ciri dina ligarna sri kembang jayagiri

Membacalah agar Kau Mengenal Dunia, Menulislah agar Engkau Dikenal Dunia

  Halo, para penerus gemilang masa depan! Kalian adalah cahaya yang akan menerangi dunia ini dengan impian dan prestasi kalian. Ada dua senj...