SEORANG ISTERI
Berterima kasihlah kepada perempuan,kepada ibumu dan
istrimu.atas kekuatan hatinya dan ketabahan jiwanya menghadapi
suami.kesediaannya mengandung seorang bayi,pewaris suaminya.rasa sakit
fisikal,plus ujian psikis yang dijalaninya selama hamil....terlebih,saat buah
hati menghirup dunian untuk pertama kalinya.dialah sang hawamu,yang menenangkan
dan menyediakan setumpuk kasih sayangnya...apalagi saat sikecil menangis tak karuan
meminta asupan gizi air susu ibunya,dialah istrimu orangnya.
Bahkan saat si bayi
menangis di malam yang begitu gelap,sedang suami tertidur pulas setelah bekerja
seharian mncari nafkah,dialah istrimu pasangan hidupmu yang bersedia
menggendongnya,mententramkanny a,padahal iapun sdh seharian berkutat dngn
bayimu,penerusmu,dan stelah seharian bergelut dngn pernak pernik rumah tangga
seharian penuh. Bayangkanlah jika perempuanmu itu,istrimu itu merangkap
sebagai partner "bisnismu"dia ikut menopang perekonomian rumah
tanggamu,maka gandalah tanggung jawabnya,menjadi istri,ibu dan pencari nafkah.
Pernahkah sekalipun
terbersit dalam benak kalian para suami, prenak-prenik kejiwaan yang melingkupi
istrimu, hatinya. Pelajaran berharga itu saat ia hamil dan merawat baik-baik
calon ahli waris mu. Segenap ujian yang dilaluinya begitu hebat fisik dan
psikis. Rasa sakit yang dialaminya, saat memperjuangkan buah hati kalian, mempertaruhkan
nyawanya untuk penerusmu.
Saat suami rapuh, saat
suami terpuruk bahkan mngalami pengangguran, dialah istrimu yang masih mau
merawat penerusmu, melayanimu. Bahkan tumpuan ekonomi keluarga, saat sang suami
kembali berjaya, nafsu dan setan datang tidak pernah terduga, apalagi jika sang
suami memiliki wanita idaman lain, tanpa mempertimbangkan hatinya, tanpa
menimbang-nimbang gejolak hatinya yang bergemuruh menahan marah dan cemburu, apalagi
saat suami meminta agar ia mengikhlaskan untuk dimadu. Pernahkah suaminya itu
memikirkan betapa beratnya ia mengandung benihmu, merawatnya? pernahkah ia
menafakuri diri segenap pengorbanan waktu, hati, tenaga, pengorbanany a dan
pikirannya selama ini?
Masih ingatkah kalian para
suami dan calon suami, rasulullah begitu menghormati istrinya. Beliau bersabda
"dan orang-orang yang paling baik diantara kamu adalah orang yang baik
kepada istrinya," semoga tulisan ini bisa menjadikan teman-teman
semua bisa menghormati dan menyayangi istri dan ibunya dari hati...aminnnn
By Ajied
Tidak ada komentar:
Posting Komentar