Selasa, 11 September 2018

BULAN MUHARAM


Gempitanya tak sehebat pergantian perayaan tahun masehi. Tak ada hitungan waktu yang diseru satu-satu. Tak ada panggung gembira dengan penampilan artis-artis ternama. Tak ada gelegar kembang api yang memekakan telinga. Pun tak ada ucapan pejabat tampil di publik dengan penampilan dibuat-buat bersama janji untuk menjadi lebih baik.
Muharram seumpama perawan malang yang "disingkirkan" keramaian. Dibiarkan asyik sendirian. Dijauhi sapaan kasih sayang. Di ruang yang terasing dan sudut waktu yang seumpama tak bergerak, ia tampak membisu dan kesepian. Tak ada hiasan warna-warni di tubuhnya. Bibirnya pucat tak bergincu.

Muharram, mungkin tak patut dirayakan berlebihan. Dihiasi kepalsuan apalagi pencitraan. Ia momen refleksi manusia menyapa bagian yang paling dalam. Meneguhkan apa yang menjadi keyakinan yang paling inti. Titik jumpa manusia untuk menakar kesadaran dengan bersaksi mungkin dengan sedikit berjanji.
Bagi saya, muharram tidak sekadar penanda waktu. Ia adalah kabar sejarah tentang peristiwa yang menggugah kesadaran manusia seutuhnya. Ia adalah sejarah "penaklukan" hasrat dan nafsu. Hikayat yang memutar seratus delapan puluh derajat orientasi manusia. "Hari ini telah aku sempurnakan agama ini untukmu sekalian. Dan telah aku purnakan seluruh nikmatku. Sungguh, aku ridla Islam sebagai agamamu".
Muharram seumpama perawan yang menjaga kehormatan eksistensi dirinya. Martabat dirinya. Mungkin dengan menyepi. Mungkin sendiri. Tapi kesendirian adalah peristiwa yang bisa membuka cakrawala kesadaran. Mampu meruntuhkan tembok kesombongan yang sering mengemuka seenaknya.
Muharram adalah gerak kembali menengok sejarah seorang manusia. Yang menjadi contoh dan keteladanan. Bahwa, penaklukan juga kekuasaan tak seluruhnya diraih dengan ambisi dan dominasi. "Menaklukan" hanyalah pintu menyebarkan rahmat untuk sekalian alam. Allahu a'lam

De Also Layang Kusumah


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Membacalah agar Kau Mengenal Dunia, Menulislah agar Engkau Dikenal Dunia

  Halo, para penerus gemilang masa depan! Kalian adalah cahaya yang akan menerangi dunia ini dengan impian dan prestasi kalian. Ada dua senj...