RUQIYAH PENGUSIRAN JIN ATAU
MAHLUK HALUS
DALAM DIRI SESORANG ATAU TEMPAT
METODE YA HADI
(Asyahadatain)
Ruqiyah
ialah al-‘udzah atau sebuah perlindungan yang digunakan untuk melindungi orang
yang terkena penyakit, seperti panas karena disengat binatang, kesurupan,
Ruqyah juga suka disebut ‘azimat karena ketika meruqyah dengan bacaan ayat-ayat
Al-Qur`an yang dibacakan terhadap orang-orang yang terkena berbagai penyakit
dengan mengharap kesembuhan”atau doa dan bacaan-bacaan yang mengandung
permintaan tolong dan perlindungan kepada Allah SWT., untuk mencegah atau
mengobati bala dan penyakit. Terkadang doa atau bacaan itu disertai dengan
sebuah tiupan dari mulut ke kedua telapak tangan atau anggota tubuh orang yang
meruqyah atau yang diruqyah. Tentunya ruqyah yang paling utama adalah doa dan
bacaan yang bersumber dari Al-Qur`an dan as-sunnah.
Alinea diatas merupakan pembukaan dari apa yang akan
dibahasa yaitu tentang Ruqiyah, banyak macam-macam atau cara-cara yang
digunakan untuk meruqiyah sesorang ataupun tempat, dari banyak cara atau
macam-macam cara meruqiyah kini kami paparkan salah satu tatacara meruqiyah
dengan menggunakan dzikir atau wiridan dari toreqat Asyahadatain. Yaitu dengan
menggunakan wiridan sehari-hari Ya Hadi, Ya Alim, Ya Khobir, Ya Mubin, Ya Wali,
Ya Hamid, Ya Kowim, Ya Hafidz.
Langkah Pertama, kita ambil penegasan pada diri sendiri siap untuk menghadapi apapun yang akan terjadi pada saat meruqiyah seseorang atau tempat yang akan kita bersihkan. Karena kalau saja ada ragu atau rasa takut sedikitpun kita sudah kalah sebelum berperang, atau lebih jauh kita akan mengalami kegagalan.
Langkah Pertama, kita ambil penegasan pada diri sendiri siap untuk menghadapi apapun yang akan terjadi pada saat meruqiyah seseorang atau tempat yang akan kita bersihkan. Karena kalau saja ada ragu atau rasa takut sedikitpun kita sudah kalah sebelum berperang, atau lebih jauh kita akan mengalami kegagalan.
Kalau kita sudah siap, kita juga harus tanya si Pasien tentang kesedian atau siap untuk diruqiyah dan sepengatuhan keluarganya atau ada saksi dari keluarga harus benar-benar sudah siap untuk mengeluarkannya, kesedian dan kesiapan si pasien meliputi ketetapan hati, keadaan sudah bersuci dan berpakaian rapi lebih baik lagi pakai mukena.
Langkah Kedua, persiapkan segala sesuatu yang akan
dipergunakan dalam ritual ruqiyah, kalau bisa bikin ruangan senyaman mungkin
dan kalau perlu pakae wangi-wangian agar kesannya tidak ada mistik, suruh
pasien duduk di depan kita atau kalau kita banyakan suruh duduk di dalam
lingkaran agar energi yang akan keluar dari aurod langsung tertuju pada si
pasien, yakinkan pada si pasien bahwa tidak akan terjadi apa-apa pada dirinya.
Karena ketenangan si pasien merupakan modal besar untuk memenangkan pertarungan
dalam ruqiyah, andai saja si pasien gelisah akan membuat jin atau dedemit yang
di dalamnya bertenaga dan kegelisahan si pasien modal untuk menyerang karena
akan di transfer menjadi sebuah kekuatan buat si jin atau makhluk halus yang
yang akan di keluarkan.
Langkah ketiga, buat suasana kekeluargaan dan mulai
dengan bacaan-bacan wiridan yang biasa di kerjakan menjadi suatau kegiatan
rutin bagi umat Asyahadataian yang di pimpin sesorang yang bertugas untuk
meruqiyah, yaitu Dua kalimat syahadat, Sholawat, Istigfar, dan bacaan inti.
Bacaan inti tersebut terdiri dari surat Al-fiil, Surat Al-Ikhlas, Surat
Al-Falaq, Surat An-nas, dan wiridan ya hadi. Setelah melakukan hadoroh atau
hadirin pada nasab yang memberi ilmu. Kalau di Syahadatain bandung mulai dari
Bambang Qomaruzzaman, Sayid Gamal Yahya, Syehkunalmukarom Abah Umar Bin Ismail
Bin Yahya, Pangeran Cakra Buana/embah kuwu sangkan cirebon girang, Nyimas Ayu
endang Geulis, Nyimas Ayu Syarifah Fatimah Gandasari, Syehk magelung Sakti.
Langkah Keempat, inti dari penarikan pada saat
mengeluarkan jin dari seseorang atau dari tempat yang akan di bersihkan, si
petugas penarikan harus benar-benar waspada, pada yang hal-hal yang akan
terjadi, lihat kondisi tempat atau si pasien agar jangan dibikin gelisah, kalau
sudah menguasai kulhu sirep-sirep atau kulhu geni dan kulhu derga agaung bisa
di gunakan ketiganya, untuk mengunci dan sekalian membakar kalau jin tersebut
tidak mau pergi, jangan lupa hizib bahar untuk mebentengi diri dan si pasien,
karen tidak menutup kemungkinan dalam perangnya akan membuat kerusakan, untuk
menjaga itu jangan lupa bentengi diri kita dan si pasien.
Dengan langkah-langkah tersebut diatas biasanya kami bisa
mengeluarkan Jin atau makhluk halus dari seseorang atau membersihkan tempat
dari aura negatif, untuk yang akan melakukan semoga berhasil, jangan lupa minta
ijin pada yang mengijazahkan ilmu-ilmu tersebut diatas dengan minta ijinnya
setidak langsung kita akan mendapat dorongan karomah dari guru yang
mengijazahkan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar