Rabu, 19 September 2018

RUQIYAH PENGUSIRAN JIN ATAU MAHLUK HALUS DALAM DIRI SESORANG ATAU TEMPAT


RUQIYAH PENGUSIRAN JIN ATAU MAHLUK HALUS
DALAM DIRI SESORANG ATAU TEMPAT 
METODE YA HADI
(Asyahadatain)

Ruqiyah ialah al-‘udzah atau sebuah perlindungan yang digunakan untuk melindungi orang yang terkena penyakit, seperti panas karena disengat binatang, kesurupan, Ruqyah juga suka disebut ‘azimat karena ketika meruqyah dengan bacaan ayat-ayat Al-Qur`an yang dibacakan terhadap orang-orang yang terkena berbagai penyakit dengan mengharap kesembuhan”atau doa dan bacaan-bacaan yang mengandung permintaan tolong dan perlindungan kepada Allah SWT., untuk mencegah atau mengobati bala dan penyakit. Terkadang doa atau bacaan itu disertai dengan sebuah tiupan dari mulut ke kedua telapak tangan atau anggota tubuh orang yang meruqyah atau yang diruqyah. Tentunya ruqyah yang paling utama adalah doa dan bacaan yang bersumber dari Al-Qur`an dan as-sunnah.
Alinea diatas merupakan pembukaan dari apa yang akan dibahasa yaitu tentang Ruqiyah, banyak macam-macam atau cara-cara yang digunakan untuk meruqiyah sesorang ataupun tempat, dari banyak cara atau macam-macam cara meruqiyah kini kami paparkan salah satu tatacara meruqiyah dengan menggunakan dzikir atau wiridan dari toreqat Asyahadatain. Yaitu dengan menggunakan wiridan sehari-hari Ya Hadi, Ya Alim, Ya Khobir, Ya Mubin, Ya Wali, Ya Hamid, Ya Kowim, Ya Hafidz.
Langkah Pertama, kita ambil penegasan pada diri sendiri siap untuk menghadapi apapun yang akan terjadi pada saat meruqiyah seseorang atau tempat yang akan kita bersihkan. Karena kalau saja ada ragu atau rasa takut sedikitpun kita sudah kalah sebelum berperang, atau lebih jauh kita akan mengalami kegagalan.

Kalau kita sudah siap, kita juga harus tanya si Pasien tentang kesedian atau siap untuk diruqiyah dan sepengatuhan keluarganya atau ada saksi dari keluarga harus benar-benar sudah siap untuk mengeluarkannya, kesedian dan kesiapan si pasien meliputi ketetapan hati, keadaan sudah bersuci dan berpakaian rapi lebih baik lagi pakai mukena.
Langkah Kedua, persiapkan segala sesuatu yang akan dipergunakan dalam ritual ruqiyah, kalau bisa bikin ruangan senyaman mungkin dan kalau perlu pakae wangi-wangian agar kesannya tidak ada mistik, suruh pasien duduk di depan kita atau kalau kita banyakan suruh duduk di dalam lingkaran agar energi yang akan keluar dari aurod langsung tertuju pada si pasien, yakinkan pada si pasien bahwa tidak akan terjadi apa-apa pada dirinya. Karena ketenangan si pasien merupakan modal besar untuk memenangkan pertarungan dalam ruqiyah, andai saja si pasien gelisah akan membuat jin atau dedemit yang di dalamnya bertenaga dan kegelisahan si pasien modal untuk menyerang karena akan di transfer menjadi sebuah kekuatan buat si jin atau makhluk halus yang yang akan di keluarkan.
Langkah ketiga, buat suasana kekeluargaan dan mulai dengan bacaan-bacan wiridan yang biasa di kerjakan menjadi suatau kegiatan rutin bagi umat Asyahadataian yang di pimpin sesorang yang bertugas untuk meruqiyah, yaitu Dua kalimat syahadat, Sholawat, Istigfar, dan bacaan inti. Bacaan inti tersebut terdiri dari surat Al-fiil, Surat Al-Ikhlas, Surat Al-Falaq, Surat An-nas, dan wiridan ya hadi. Setelah melakukan hadoroh atau hadirin pada nasab yang memberi ilmu. Kalau di Syahadatain bandung mulai dari Bambang Qomaruzzaman, Sayid Gamal Yahya, Syehkunalmukarom Abah Umar Bin Ismail Bin Yahya, Pangeran Cakra Buana/embah kuwu sangkan cirebon girang, Nyimas Ayu endang Geulis, Nyimas Ayu Syarifah Fatimah Gandasari, Syehk magelung Sakti.
Langkah Keempat, inti dari penarikan pada saat mengeluarkan jin dari seseorang atau dari tempat yang akan di bersihkan, si petugas penarikan harus benar-benar waspada, pada yang hal-hal yang akan terjadi, lihat kondisi tempat atau si pasien agar jangan dibikin gelisah, kalau sudah menguasai kulhu sirep-sirep atau kulhu geni dan kulhu derga agaung bisa di gunakan ketiganya, untuk mengunci dan sekalian membakar kalau jin tersebut tidak mau pergi, jangan lupa hizib bahar untuk mebentengi diri dan si pasien, karen tidak menutup kemungkinan dalam perangnya akan membuat kerusakan, untuk menjaga itu jangan lupa bentengi diri kita dan si pasien.
Dengan langkah-langkah tersebut diatas biasanya kami bisa mengeluarkan Jin atau makhluk halus dari seseorang atau membersihkan tempat dari aura negatif, untuk yang akan melakukan semoga berhasil, jangan lupa minta ijin pada yang mengijazahkan ilmu-ilmu tersebut diatas dengan minta ijinnya setidak langsung kita akan mendapat dorongan karomah dari guru yang mengijazahkan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Membacalah agar Kau Mengenal Dunia, Menulislah agar Engkau Dikenal Dunia

  Halo, para penerus gemilang masa depan! Kalian adalah cahaya yang akan menerangi dunia ini dengan impian dan prestasi kalian. Ada dua senj...