Minggu, 15 Juli 2018

DAMPAK POSITIF PERTENGKARAN RUMAH TANGGA


Rumah tangga merupakan sebuah ikatan sakral yang diharapkan hanya terjadi satu kali dalam kehidupan. Tidak ada yang ingin rumah tangganya hancur atau berhenti sebelum kematian memishkan, setiap orang tentu saja menginginkan jika biduk rumah tangga yang dijalaninya dengan pasangan dapat berjalan bahagia dan langgeng hingga usia tua.
Rumah tangga akan langgeng apabila  ketika dirasakan pasangan kuat dan dan tidak tergoyahkan meski badai dan cobaan mencoba menghancurkan biduk rumah tangga tersebut. hal inilah yang akan dapat bertahan lama dan senantiasa dihiasi dengan cinta dan kebahagiaan. Akan tetapi, tidak sedikit pasangan yang mengalami kasus hancurnya rumah tangga, walaupun telah menjalani hubungan rumah tangga yang cukup lama. Rupanya kasih sayang dan cinta yang didapatkan nyatanya tidak seindah dan sekuat dulu.

Namun demikian kehidupan sebuah rumah tangga, karena rumah tangga yang bahagia sekalipun tidak pernah luput dari masalah dan perselisihan dalam hubungannya. Termasuk rasa cinta dan kasih bisa memudar karena beberapa faktor salah satunya adalah ketika adanya tuntutan dan tanggung jawab dalam sebuah ikatan rumah tangga, Misalkan suami yang dituntut untuk mengambil peran sebagai seorang pencari nafkah demi untuk keluarga.
Akhirnya membuat contoh suami terbagi dengan tanggung jawabnya mencari nafkah dengan perhatian. Apalgi untuk pernikahan yang sudah berjalan cukup lama cenderung membuat pasangan tersebut memilih untuk kesejahteraan dalam keluarga dari pada hanya mengumbar kasih dan sayang dengan pasangan.
Pada akhirnya hal ini menciptakan konflik dalam rumah tangga seperti sang suami yang terlalu sibuk dengan pekerjaan sementara sang istri yang ingin diperhatikan atau hal lainnya.
Seringkali karena kesibukan suami komunikasi yang baik menjadi terabaikan dan dari sini pulalah timbul benih-benih kekesalan pada pasangan yang tak jarang membuat kita jengkel tak kepalang.
Padahal dengan gesekan yang terjadi dalam wujud pertengkaran sebenarnya justru akan dapat cepat menyelesaikan masalah yang sedang terjadi. Kalau seandainya disimpanpu sam halnya dengan menyimpan bom waktu yang akan dapat menghancurkan rumah tangga di kemudian hari.
Tidak ada salahnya kalau di ungkapkan kekesalan tersebut memang pertengkaran akan terjadi. Akan tetapi akan cepat di mengerti masalah terlepas seberapa besar mempengaruhi pertengkaran tersebut.
Jadi jangan takut untuk mengungkapkan kekesalan dan jangan takut untuk bertengkar karena dari sana akan dapat solusi masalah akan berakhiri hingga ke akar-akarnya maka sisi baiknya adalah masalah tersebut akan dapat tertuntaskan, yang pasti pertengkarnya harus merujuk pada kebaikan bukan pertengkaran yang menginginkan perpisahan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Membacalah agar Kau Mengenal Dunia, Menulislah agar Engkau Dikenal Dunia

  Halo, para penerus gemilang masa depan! Kalian adalah cahaya yang akan menerangi dunia ini dengan impian dan prestasi kalian. Ada dua senj...