Mengenang sosok misteri Sri Kandinya Kerajaan Pakungwati yang ikut penyebaran Islam di tanah Pasundan (Kstaria perempuan Wali Allah)
Ia seorang perempuan yang sangat cantik, yang mempunyai tubuh yang tinggi. Mimik mukanya berbentuk bulat telur, dengan bentuk bola mata seperti kaca, bulat mempesona sangat indah dengan bulu mata lebat dan lentik.
Mempunyai hidung tinggi dan mancung, dan mempunyai bibir yang sangat indah, akan tetapi selalu terkatup. tampakan fisik berpenampilan lemah lembut, akan tetapi di balik kelembutannya tersimpan kekuatan yang dahsyat siap untuk menggulung dan mempora-porandakan segala sesuatu yang mengancam dirinya.
Fisik dan Penampilan Secara fisik, badan yang tinggi, berbulu halus. Tengkuknya keras dan tegak sehingga kalau ia berjalan terlihat anggun. Bahunya rata dan seimbang, perutnya agak sintal berisi, jemarinya lentik, kulitnya kuning langsat, dan rambutnya tumbuh subur hitam.
Untuk menutupi bagian tubuhnya, ia menggunakan kain yang ditenun sendiri, pakaian warna hitam lengan panjang yang selalu dikenakan dengan kain hitam penutup tubuh bagian bawah jika berpergian, sebilah keris bentuk rencong yang ujung dapurannya berbentuk L maut (potongan bulan sabit).
Bawahan pinggangnya bagian dalam diikat dengan bentén, yaitu ikat pinggang yang disambung- sambung. Atau apabila tidak menggunakan bentén, ia menggunakan kain putih (lungsir putih). Adapun kain luarnya dari kain sutera kalau tertiup angin kelembutan bahannya menyibakkan.
Tampilan rambut, rambut ia biarkan tergerai, walaupun sekali kali kalau di angkir ke keraton pakungwati, rambutnya yang hitam memakai sanggul model sri teja purana windu, diatas rambutnya itu dihiasi lagi oleh mahkota buatan, yaitu siger yang melingkar di kepala dan tapok gelung sebagai penutup sanggul yang menambah aura raut wajah cantiknya. Kalung cantik dan bermata intan melingkar di lehernya.
Lengan kanan bagian atas dihiasi oleh kilat bahu yang berkilauan, sementara pada pergelangan tangan kiri melingkar gelang kencana ungu. Subang kecil yang menempel di telinga berkilauan seperti bintang yang mempercantik indahnya angkasa.
Yang lebih mempesonanya lagi darinya, tubuhnya selalu mengeluarkan harum khas yang lembut, apalagi kalau berkeringat, orang yang berdekatan akan menghirup bau harum yang sangat lembut yang keluar dari tubuhnya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar